MOJOSARI — Agustus 2026 menjadi momen luar biasa bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Mojosari. Seluruh warga ikut meramaikan kegiatan HUT RI yang ke-81, Dies Natalis SMAN 1 Mojosari yang ke-45 sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Berbagai macam kegiatan dilaksanakan mulai senam bersama, lomba kelas ideal, dan donor darah, berbagai lomba 17-an yang diikuti Bapak Ibu Guru/TU juga seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12 SMA Negeri 1 Mojosari.

Kegiatan Senam Bersama

Kegiatan dilaksanakan mulai 26/8 hingga 28/8 dan puncak acaranya 31/8. Kegiatan berlangsung sangat meriah. Senam sehat dilaksanakan di dua tempat bersamaan. Di lapangan depan kelas 11, 12 bersama Bapak Ibu Guru dengan instruktur senam Kak Nelita. Di lapangan belakang juga berlangsung senam bersama kelas 10 dan Bapak Ibu Guru. Senam selesai dilanjutkan berbagai macam lomba. Di luar kelas ada lomba-lomba, sementara itu Bapak Ibu ada yang bertugas menilai. Rabu Kamis berlangsung lomba-lomba siswa dan Bapak Ibu Guru, Jumatnya diisi selawatan dan siraman rohani yang disampaikan Dr. KH. Akh. Jazuli, S.H., M.Si dengan tema Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW di Era Digital: Memantapkan Iman dan Merajut Ukhuwah Islamiyah dengan Berselawat.

 

Bapak Wardoyo, S.Pd., M.M.Pd. selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa anak-anak sangat antusias terhadap kegiatan ini. “Mari kita meriahkan Dies Natalis Ke-45 SMAN 1 Mojosari, apalagi bersamaan dengan peringatan HUT RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, setelah kegiatan meriah kita harus segera kembali fokus belajar. Untuk anak-anak kelas 12 sebentar lagi ada TKA, sedangkan kelas 10, 11 juga harus tetap fokus belajar dan berprestasi sesuai dengan slogan kita Ukir Harapan, Wujudkan Impian,” pesannya.

Lomba Octopus Race oleh Bapak/Ibu Guru

“Moment Dies Natalis kali ini tidak sekadar memeriahkan suasana, rangkaian acaranya dirancang untuk mewadahi minat, bakat, serta kreativitas siswa melalui berbagai kompetisi antarkelas. Di samping itu, ada juga kegiatan berbagi seperti donor darah, berbagi untuk anak asuh oleh Ibu-Ibu Dharma Wanita. Itu semua diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata sekaligus melatih empati para peserta didik,” tutur Bu Sulastri, S.Pd. selaku Ketua Pelaksana.

Rangkaian kegiatan diawali pada hari Rabu dan Kamis dengan nuansa kekompakan, seluruh peserta mengenakan seragam olahraga kebanggaan SMAN 1 Mojosari. Hari pertama Dies Natalis dibuka dengan kegiatan senam bersama yang dipusatkan di dua lokasi berbeda. Siswa kelas 10 memenuhi area lapangan basket, sementara kelas 11 dan 12 memadati lapangan upacara utama.

Setelahnya, suasana kompetitif namun menyenangkan terasa di setiap sudut sekolah melalui pelaksanaan Lomba Kelas Ideal. Dalam lomba ini, setiap kelas dibebaskan untuk berkreasi menghias ruang kelas mereka dengan tetap memperhatikan kriteria kebersihan, kerapian, serta kelengkapan atribut wajib seperti kotak P3K dan struktur organisasi kelas. Menariknya, panitia memberlakukan aturan ketat yang melarang penggunaan material perusak dinding, demi menjaga keutuhan fasilitas sekolah yang tengah dinilai selama tiga hari berturut-turut.

Lomba Caterpillar

Sementara itu, di area Aula Baru SMAN 1 Mojosari, puluhan warga sekolah tampak mengantre untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Aksi kemanusiaan ini terbuka bagi seluruh warga sekolah yang memenuhi persyaratan medis, mulai dari usia, berat badan, hingga riwayat kesehatan terkini, sebagai bentuk kepedulian nyata di tengah perayaan ulang tahun sekolah. Banyak juga jenis lomba lain yang diikuti para siswa maupun Bapak Ibu Guru.

Salah satu guru SMA Negeri 1 Mojosari, Ibu Riska Metasari Subagio, S.Sos. mengapresiasi pelaksanaan rangkaian kegiatan Dies Natalis kali ini.

“Saya sangat mengapresiasi dan puas dengan pelaksanaan kegiatan Dies Natalis tahun ini, mulai dari senam bersama, donor darah, hingga berbagai perlombaan berjalan dengan tertib, meriah, dan penuh semangat; kegiatan ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan jiwa kekeluargaan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Penampilan Got Talent oleh Kelas 12.10

Sementara itu, Valen selaku panitia OSIS menjelaskan bahwa persiapan kegiatan dilakukan melalui pembagian tugas dan koordinasi antaranggota. Menurutnya, salah satu tantangan dalam persiapan kegiatan adalah mengatur berbagai kebutuhan dan memastikan koordinasi berjalan dengan baik.

“Selama pelaksanaan ada beberapa tantangan seperti penyesuaian jadwal agar tidak bertabrakan, mengatur antrean donor darah agar tetap tertib dan aman, serta menjaga kesiapan tempat perlombaan yang kadang berubah kondisi cuaca; kami mengatasinya dengan tetap saling berkoordinasi secara cepat antaranggota panitia, bekerja sama dengan pihak keamanan dan petugas kesehatan, serta selalu siap dengan rencana cadangan agar kegiatan tetap berjalan lancar dan aman bagi semua siswa,” ujarnya.

Antusiasme juga datang dari para siswa. Cindy, salah satu siswi kelas 11 mengaku senang dengan adanya rangkaian kegiatan Dies Natalis. Menurutnya, semangat siswa terlihat dari kekompakan mereka dalam mengikuti berbagai kegiatan. “Semangat teman-teman saat mengikuti semua rangkaian acara kemarin bener-bener gokil dan luar biasa banget, kelihatan jelas dari pagi waktu senam bareng semuanya pada enerjik dan kompak gerak bareng, terus pas donor darah salut banget sih karena banyak yang rela antre demi aksi sosial ini, suasana makin seru dan heboh waktu perlombaan mulai karena semua kelas sibuk dukung timnya, rasa solidaritas yang kompak begini bikin semua lomba berjalan seru tanpa ada yang musuhan,” tuturnya.

Melalui tema “Ukir Harapan, Wujudkan Impian”, Dies Natalis ke-45 SMA Negeri 1 Mojosari diharapkan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah. Selain kegiatan berselawat juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan ukhuwah Islamiyah serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW di era digital.

Reporter: Sekar, Dwi Lailatul, Atikah

Penulis: Maisyah